Rabu, 29 Juni 2016

("RUMAHKU,ISTANAKU, SYURGAKU....")

Sebuah rumah kecil berdiri di pinggir jalan, sebuah kampung di desaku.. sederhana, namun penuh makna, makna perjuangan dalam kehidupan. Tempat aku dan keluarga kecilku bernaung, tempat dimana kami setiap pagi berangkat mencari rizki, menuntut ilmu, hingga saat kami harus kembali pulang...

Tempat istirahat sederhana yang terbangun dari asa dan harapan, tempat berteduh dari terik mentari dan hujan. ya Inilah rumahku, syurgaku adalah rumahku, setidaknya inilah yang dapat ku ungkapkan. Perasaan Syukur atas kemurahan Tuhan ketika hamba mempunyai keinginan dan terus berjuang tuk meraihnya. "ISTIQOMAH"...

Rasa syukur juga tak lepas dari pengalaman sejak kecil saat orang tuaku yang PNS kelas rendah membawa kami (tiga bersaudara) pindah rumah (dinas) setiap 3/4 tahun. Baru pada saat menginjak kelas II SMU akhirnya sebuah rumah terbeli oleh bapak dari sisa-sisa gaji selama bertahun-tahun...

Dan..
Kini dalam usia 5 tahun perkawinan, aku dapat membangun "RUMAH IMPIAN" yang dulu sangat sulit terwujud dalam keluarga kami... Segala Puji bagiMu Allahu Rabbi... Terima kasih bapak-ibu, atas segalanya hingga saat ini..Istriku tercinta yang mendampingi sejak Pertama Ijab Qabul hingga saat ini menjelang kelahiran putra ketiga kita... Anak-anakku yang telah mewarnai hari-hariku menjadi penuh keceriaan...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar